Selasa, 04 Juni 2013

Capsa Part 1


TENTANG CAPSA
Capsa berada di balik pohon besar di pojokan lantai tiga SMAN 81 Jakarta. Lebih tepatnya, di samping ruang kesiswaan. Kalimat 'samping ruang kesiswaan' tidak pernah luput dari pikiran kami. Justru karena kami berada persis di samping ruangan inilah yang membuat kami harus selalu waspada. Karena kalau tidak, kami akan kena semprot. Apalagi pemisah antara kelas kami dengan ruang kesiswaan bukanlah berupa tembok, melainkan triplek.
Kakak kelas Capsa angkatan 20 (Poseidon) bernama Sengat, sedangkan angkatan 19 (Pensador) bernama Kapal Selam.



SEJARAH CAPSA
Capsa nggak hanya bisa menjadi permainan kartu yang asyik. Capsa juga bisa menjadi sebuah kelas yang seru. Because Capsa is a 'Class of Powerful, Smart, and Awesome Students'.
Capsa berasal dari nama sebuah permainan kartu yang sering dimainkan anak-anak sekelas (walau sekarang beralih ke Steti).
Riwayat singkatnya, dulu ada voting nama kelas. Setengah kelas memilih nama Slender (Sepuluh Lima Friends Forever) dan setengahnya lagi memilih Bakul Nasi (Barisan Kelas Sepuluh Lima Namber Siji). Tapi karena pemilih Slender lebih satu atau dua daripada Bakul Nasi, setelah beberapa hari X-5 terima-terima aja dipanggil 'Slender'. Bahkan, Rizki sang ketua kelas sudah menggambar Slenderman plus namanya dan menempel gambar itu di pintu kelas.
Tadi semester satu. Lalu saat semester dua, ketua kelas Capsa resmi digantikan oleh Kenzie. Semester dua itu semester yang rada gabut karena banyak study tour dan tentu saja ujian kelas 12. Mulailah anak-anak membawa kartu. Berhubung bagian belakang kelas lowong, anak-anak main kartu di belakang situ. Lalu kalau ada guru masuk, kami pura-pura nggak tau apa-apa. Nah, dengan kartu itu, biasanya kami main capsa. Setelah seminggu main capsa terus, Ligar-Rusi-Ira-Ratih membuat nama 'Capsa' untuk ditempel di pojok papan tulis. Dengan itu, tanpa perlawanan dari siapapun, X-5 resmi bernama Capsa! *Aplus* *bukesipakmahrojistyle

Bersambung ke Part 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar